Ditulis pada tanggal 11 November 2014, oleh admin, pada kategori Berita

Berawal ketika ia dihubungi oleh Ketua Eksekutif Mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) Ahmad Nurdin Islam, Rizal Wahyudi tidak menyangka bahwa ia sebenarnya direkomendasikan untuk meraih penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi Jurusan Teknik Elektro 2014.

“Saya ditanya prestasi apa saja yang pernah saya raih, maka saya jawab pernah menjadi Juara II Lomba Robot Line Follower kategori pemadam api tingkat nasional di Polinema bulan Januari 2014. Selain itu saya aktif di divisi line follower workshop elektro dan sebagai asisten laboratorium sistem digital,” tukas mahasiswa asli Negara Bali tersebut.

Prestasi yang diraihnya sejauh ini tidak datang secara tiba-tiba, bahkan sempat ia mengalami kesulitan di awal-awal semester. Di semester II ia mengaku Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)-nya jatuh tipis di bawah 3 dari skala 4. Karena merasa malu dengan orang tua ditambah niat, usaha, dan yakin perlahan tapi pasti IPK terus meningkat hingga saat ini menginjak angka 3,62.

Saat ini ia bersama tiga rekannya dibimbing oleh Ir. Nanang Sulistiyanto, MT sibuk meneliti tentang field programmable gate arrays untuk mengatur kecepatan putaran motor DC ketika diberi beban. Hasil riset ini rencananya akan dijadikan bahan skripsi sebagai persyaratan kelulusan di semester depan.

“Target saya dapat menyelesaikan kuliah sesuai waktu, tidak membuat kecewa orang tua, dan membantu teman menyelesaikan kuliah,” ujar alumni SMA Negeri 1 Negara ini.

Ke depan ia ingin mendapatkan beasiswa untuk bisa melanjutkan kuliah ke Jepang Malaysia, atau Singapura. Tujuannya ini bukannya tanpa alasan, ia ingin lebih mendalami aplikasi elektronika dalam dunia agro industri berupa instrumentasi elektronika daya.

“Rumah saya di daerah pesisir pantai dan banyak sawah. Energi banyak dibutuhkan, sedangkan di daerah pantai pencahayaan matahari bisa didapatkan secara penuh,” kata mahasiswa angkatan 2011 ini.

Ia tertarik dengan pengembangan teknologi energi solar cell organik yang dikembangkan Jepang. Harapannya dengan mempelajari ilmu energi terbarukan ia bisa berkontribusi sesuatu untuk daerahnya yang dikenal dengan industri pengolahan dan pengalengan ikan. (and)